Search

Selasa, 21 September 2010

Lidah Buaya



Lidah Buaya (Aloe vera; Latin: Aloe barbadensis Milleer) adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika.
Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemanfaatan tanaman Lidah Buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan.
Secara umum, Lidah Buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebgai tanaman obat dan bahan baku industri.
Berdasarkan hasil penelitian tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Selain itu, menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), Lidah Buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker, penderita HIV/AIDS.
Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin, sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan -substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3beta, sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah.
Di negara-negara Amerika, Australia, dan Eropa, saat ini Lidah Buaya juga telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman kesehatan.

credit : wikipedia dan google untuk gambar


Penyebab Jerawat


Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. seperti yang kita tahu bahwa penyebab jerawat itu seperti:

1. Asap kendaraan dan debu dari jalanan.
Debu dan kotoran yg keluar dari asap kendaraan terutama karbon monoksida dapat menutupi kelenjar minyak pada wajah yang menyebabkan minyak bisa menggumpal di dalam pori pori wajah dan menimbulkan "jerawat basah" , yaitu jerawat yang berisi cairan seperti nanah, dan akan sakit saat di sentuh.

2. Jerawat juga bisa menular.
Salah satu alasan mengapa jerawat tidak boleh disentuh adalah karena jerawat dapat menular melalui bakteri yang ada pada jerawat menempel di tangan dan kemudian terkena tangan orang lain atau media lain yg kemudian tersentuh ke wajahnya. Maka dari itu orang berjerawat tidak boleh meminjamkan handuk habis mengelap wajahnya utk orang lain.

3. Kelebihan protein.
Tubuh kita memiliki batasan konsumsi protein yg bisa di tampung di dalam tubuh, yang akan disebarkan ke berbagai bagian tubuh. Dan apabila kita mengkonsumsi protein berlebih, maka kemungkinan muncul jerawat akan cukup tinggi, karena protein bisa menggumpal di kulit wajah dan menjadi benjolan yg kemungkinan akan menjadi jerawat, atau lebih parahnya lagi akan menjadi bisul.